
Surabaya — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak menerima kunjungan study tiru dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram dalam rangka pembentukan Unit Layanan Izin Tinggal dan Informasi Keimigrasian di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 13 April 2026, bertempat di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan dengan sambutan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak, Henry Wibowo. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram serta menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar satuan kerja dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang keimigrasian, khususnya dalam mendukung pengembangan kawasan strategis nasional.
Selanjutnya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram, Mirza Akbar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan study tiru ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran, pertukaran informasi, serta berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan layanan keimigrasian, khususnya terkait pembentukan unit layanan di Kawasan Ekonomi Khusus.
Sebagai bentuk penguatan hubungan kelembagaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama antara kedua kantor imigrasi.
Agenda utama kegiatan ini adalah pemaparan materi dan diskusi terkait pembentukan Unit Layanan Izin Tinggal dan Informasi Keimigrasian di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak. Dalam sesi tersebut, peserta aktif berdiskusi dan bertukar pandangan guna memperoleh pemahaman yang komprehensif terkait strategi, mekanisme, serta tantangan dalam implementasi layanan keimigrasian di kawasan khusus.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung secara interaktif, mencerminkan antusiasme peserta dalam mendalami materi yang telah disampaikan.
Melalui kegiatan study tiru ini, diharapkan dapat terbangun kesamaan persepsi serta peningkatan kapasitas kelembagaan dalam penyelenggaraan layanan keimigrasian yang profesional, transparan, dan akuntabel. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung terwujudnya birokrasi yang bersih dan melayani, serta optimalisasi pelayanan publik di Kawasan Ekonomi Khusus.


